3 Langkah Mengolah Daging Agar Aman Untuk Ibu Hamil

  • Whatsapp

Supaya terlepas dari efek infeksi, Bumil butuh lebih waspada dalam mempersiapkan daging jadi sisi dari menu makanan. Dari mulai waktu pilih, menaruh, sampai mengolahnya jadi hidangan. Lihat langkah-langkah berikut:

1. Waktu belanja, pilih daging yang masih fresh.

Jauhi daging yang sudah beralih warna jadi gelap atau kecokelatan, mempunyai aroma tidak enak, atau teraba keras atau berlendir. Jauhi beli daging dari paket yang sudah rusak, bocor, atau robek, sebab peluang sudah terkontaminasi kuman.

2. Taruh daging secara baik.

Jika tidak langsung diproses, Bumil bisa menaruh daging dalam wadah tertutup, serta dinginkan dalam almari pendingin, dengan suhu seputar 4° Celsius. Tetapi jika daging tidak diproses lebih dari 4 hari ke depan, karena itu dinginkan daging pada suhu -18° C serta taruhlah daging dalam freezer.

3. Yakinkan daging masak secara detail.

Memasak daging dengan apa pun, yakinkan daging masak sepenuhnya, tanpa sisi yang masih berwarna merah muda. Masaklah daging sapi, domba, serta kambing sampai sampai suhu 65° C. Sedang daging giling serta daging ayam pada suhu 75° C.

Butuh diingat, daging yang terlihat masak atau kecokelatan di luar, belum pasti dalamnya telah betul-betul masak lho. Coba potong sisi tebal pada daging serta lihat warnanya, yakinkan tidak berwarna merah muda. Supaya lebih gampang, Bumil dapat potong daging jadi tipis-tipis, hingga daging lebih gampang masak rata waktu dibuat.

Lantas bagaimana dengan daging olahan atau daging deli yang telah berbentuk potongan, telah dibuat serta siap saji? Daging ini umumnya ada dalam isian sandwich, burger, atau salad. Daging semacam ini tidak disarankan untuk Bumil mengonsumsi, karena beresiko terkontaminasi parasit serta bakteri. Tetapi bila harus terpaksa mengkonsumsinya, Bumil bisa pastikan daging ini sudah dibuat sampai sampai suhu 75° C.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *